aku muntah dalam sajak
June 19th, 2007 by fazareskiSendiri,sepi,sunyi,senyap,dan gelap
aku di tertawakan dalam hingar bingar hedonisme
aku diam…
aku sendiri…
aku sunyi…
dan aku muntah dalam sajak ini
Sendiri,sepi,sunyi,senyap,dan gelap
aku di tertawakan dalam hingar bingar hedonisme
aku diam…
aku sendiri…
aku sunyi…
dan aku muntah dalam sajak ini
ku terluka dalam sebuah ruang
sebuah ruang yang bernama cinta
aku pernah berpikir cinta adalah bunga mawar
indah merekah
cinta adalah buah apel lembut dan manis
tapi aku sadar cinta tak seindah bunga mawar
dan semanis buah apel
cinta adalah siang panas , membakar, sekaligus menyakitkan
masih ingatkah kamu sayang ?
ketika kita berada di ujung suatu kota
kau selalu menghiasi ucapanmu dengan kata setia
setia yang aku pikir adalah ketulusan
tapi ternyata setia adalah fatamorgana
Aku kagum pada lupa
ia mampu meninggalkan masa lalu tanpa jejak
aku kagum pada lupa
yang tak pernah merasa luka
aku kagum pada lupa
yang tak pernah bercermin tapi tahu siapa dirinya
aku kagum pada lupa
walau terhempas ia tetap ada
aku kagum pada lupa
yang bertindak tanpa kata-kata
aku kagum pada lupa
yang tak pernah mau berwacana
aku bisa lupa karena aku punya lupa
tapi aku tak bisa seperti lupa
karena aku punya luka…
banci loe…..?
ah…cemen banget sich…?
ga jantan…?
kata-kata ini pasti ga asing lagi di telinga orang(yang kebetulang merokok, atau orang yang punya niat besar untuk g merokok, atau kebetulan belum merokok).
aku g akan nulis tentang rokok dari persepektif kesehatan…tapi ini tentang rasa…
k-lo kita amati iklan rokok, tulisan peringatan pemerintah "merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung,impotensi,dan gangguan kehamilan dan janin,lebih kecil dan kalah tenar dengan tulisan Enjoy aja, bikin hidup lebih hidup, atau ekspresikan aksimu…itu artinya peringatan pemerintah ini tidak ada apa2nya dengan rasa nikmat,kalaupun kita kena serangan jantung dengan merokok bisa bikin hidup lebih hidup jadi g akan mati gara2 rokok and dengan merokok kita bisa mengekspresikan aksi, ini lebih baik daripada ngga ngrokok tp g mampu mengekspresikan aksi n k-lo kita perhatikan dengan seksama tulisan peringatan pemerintah itu,penyakit itu ada jika merokok dapat,tapi kalo merokok beli,?jadi buat para perokok sejati yang telah menganggap rokok sebagai teman hidup selain bayang-bayang maka MEROKOKLAH,tp ingat…jgn merugikan orang lain karena rokokmu.
buat para cewe yang g suka cowo nya merokok…nasihatilah dengan baik tapi ingat jangan memaksa…karena bagi sebagian laki2, berhenti merokok harus berangkat dari kesadaran diri bukan paksaan dari orang lain.buat apa berhenti merokok kalo hanya karena cewenya,jika suatu saat cewe ny pergi pasti akan merokok lagi…
sudah dua minggu ini aku n myluv kembali terpisahkan oleh jarak.sepi…,hampa…,kosong…dan tak berasa…hanya itulah kata kata yang mampu mendeskripsikan perasaanku……yupz…beginilah rasanya k-lo ngjalanin long distance relation (LDR).butuh keberanian, pengorbanan, kesabaran, kesetiaan, dan kepercayaan tuk ngejalanin cinta yang berspasi…
Apa sich enaknya LDR ?
Pertanyaan seperti inilah yang sering diajukan oleh temen2ku yang curiosity nya besar…aku hanya bisa menjawab…"k-lo aku di hadapkan pada pilihan jauh atau dekat, aku pasti akan memilih dekat, tapi sayang aku harus menghadapi pilihan seperti ini ( berpisah sementara atau berpisah selamanya)…ini memang pilihan yang sulit, tapi sesulit apapun, ketika kita dihadapkan dengan pilihan maka kita harus memilih…n aku memilih untuk berpisah sementara…(walaupun penuh resiko)" n kembali ke …..pertanyaan !!! enak g sich…? maka jawabannya adalah g enak ( dari persepektif rasa )…walaupun g enak tp ngjalanin LDR ada keuntunganya…
1. memberi kepercayaan, melakukan kesetiaan, dan belajar bersabar adl jalan menuju kedewasaan
2. lebih punya banyak waktu tuk diri sendiri and temen2.
3 bisa liat cewe lain yang cantik tanpa harus merasakan sakit di cubit ma cewe sendiri…
hanya pesan…
buat temen2 yang punya pacar dekat(dalam artian jarak)…NIKMTILAH…and buat temen2 yang punya pacar jauh(dalam artian jarak)…kalian g salah pilih…and do the best…
ujian dapat seratus peratus